Persepi akan panggil dua lembaga survei terkait beda hasil survei Pilkada Jakarta

Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) akan memanggil Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang merilis hasil penelitiannya mengenai Pilkada DKI Jakarta 2024.

Update: 2024-10-26 08:08 GMT
Sumber foto: Istimewa/elshinta.com.

Elshinta.com - Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) akan memanggil Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang merilis hasil penelitiannya mengenai Pilkada DKI Jakarta 2024.

Selain LSI, Persepi juga akan memanggil Poltracking Indonesia terkait hasil surveinya soal elektabilitas masing-masing calon.

"Meminta penjelasan mengapa hasil survei mereka menjelang Pilkada DKI berbeda signifikan," ujar Anggota Dewan Etik Persepi, Saiful Mujani saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/10/2024).

LSI pada Rabu 23 Oktober 2024 merilis hasil survei yang menunjukan elektabilitas Pramono-Rano unggul dengan elektabilitas 41,6%, disusul Ridwan Kamil-Suswono 37,4% dan Dharma-Kun 6,6%.

Sedangkan, selang sehari atau Kamis 24 Oktober, Poltracking Indonesia juga merilis hal yang di sama. Perbedaannya, hasil survei Poltracking menunjukan pasangan Ridwan Kamil-Suswono di posisi teratas dengan Raihan 51,6%, kemudian diikuti Pramono Anung-Rano Karno 36,4%, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto 3,9%.

Saiful Mujani mengungkapkan, nantinya Dewan Etik akan memeriksa LSI maupun Poltracking Indonesia dibantu oleh para pengurus.

Saiful Mujani mengatakan, pemeriksaan dilakukan pada keseluruhan aspek dalam survei tersebut. Meski demikian, dia menyebut untuk pemanggilannya masih dicari Waktu.

"Semua yang terkait dengan hasil survei. Waktunya sedang diatur," katanya.

Tags:    

Similar News